martabak manis membawa untung manis

Posted: Januari 28, 2011 in Uncategorized

Martabak, Bisnis Manis Omzet Jutaan Rupiah

Martabak Mini Kartika pada awalnya adalah martabak yang dijual di kaki lima biasa sejak september 2005 di daerah Karawang Jawa Barat. Kemudian dikembangkan dan ditangani secara serius pada akhir tahun 2008. Dan mulai pertengahan tahun 2009 kami kembangkan lagi dengan pola kerjasama dan kemitraan. Kini produk Martabak Mini Kartika telah tersebar di beberapa tempat di tanah air.

Martabak Mini Kartika telah memperoleh Sertifikat keamanan pangan dari Dinas Kesehatan dengan sertifikat nomor : 173/32.16/09 dan Sertifikat HALAL dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika (LP-POM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan sertifikat nomor: 01201043000909.

Selain itu Martabak Mini Kartika telah memenuhi persyaratan sertifikasi produksi pangan industri rumah tangga, berdasarkan surat keputusan kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia Nomor: HK.00.05.5.1640 dengan sertifikat PIRT nomor: 306321602173 dan 206321601173.

Martabak Mini Kartika juga sudah resmi terdaftar sebagai perusahaan dengan kegiatan usaha pokok dibidang pembuatan dan perdagangan makanan dengan Tanda Daftar Perusahaan nomor: 100755214758 dan sudah mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan dengan nomor : 503.09/1-504/BPPT/PK-00/IV/2009.

Martabak Mini Kartika mengkhususkan produknya pada martabak manis dengan ukuran kecil (diameter 12 cm), karena itu kami menyebutnya martabak mini. Beberapa hal yang menjadi alasan diantaranya adalah :

1.  Dengan ukuran yang kecil, memungkinkan konsumen bisa menikmati martabak dari berbagai variant rasa dengan harga yang lebih murah. Hal yang tidak bisa dilakukan dalam martabak ukuran standar.

2.  Kenyataan di lapangan, seringkali martabak yang dibeli oleh konsumen terutama konsumen dengan jumlah anggota keluarga yang kecil, tidak habis termakan. Dengan ukuran yang kecil konsumen bisa membeli martabak secukupnya.

3.  Ukuran yang kecil cocok untuk konsumsi anak-anak, sehingga bisa dijadikan sebagai jajanan yang sehat dan bergizi. Terutama sebagai bekal sekolah atau jajanan di kantin sekolah.

Martabak Mini Kartika saat ini telah menjadi makanan/jajanan favorit anak-anak sekolah, dan bahkan direkomendasikan oleh orangtua kepada anak-anaknya, karena dipandang sebagai jajanan yang aman, sehat dan bergizi. Sebagaimana telah menjadi rahasia umum, bahwa makanan-makanan yang selama ini dekat dengan masyarakat nyatanya telah disusupi oleh zat-zat kimia berbahaya.

Martabak mini Kartika juga telah direkomendasikan oleh beberapa sekolah ternama untuk dijadikan sebagai salah satu menu sehat dalam program sekolahnya, secara reguler.

Martabak mini Kartika juga disukai oleh kaum remaja dan dewasa. Bahkan martabak mini Kartika sering disajikan sebagai salah satu menu utama dalam berbagai acara non formal, seperti acara ulang tahun anak-anak, resepsi pernikahan, kegiatan kantor/pabrik, pengajian, arisan dan sebagainya.

Biarpun penjaja martabak sudah merajalela di sepanjang jalan, peluang bisnis makanan gurih ini tak pernah surut. Bahkan, kini makin banyak jenis modifikasinya, mulai dari rasa, bentuk sampai ukuran.

Salah satu seorang pengusaha martabak yang giat berinovasi adalah Armala. Pemilik gerai Martabak Mini Kartika ini mulai memodifikasi rasa, ukuran, maupun gerobak martabaknya sejak tahun 2008. Ia sendiri mulai berdagang martabak pada tahun 2006.

Dengan membidik pasar pelajar dan pekerja kantoran, Armala menjual martabak berukuran mini. “Segmen pasar yang punya aktifitas dari pagi hingga sore hari ini yang kami incar,” katanya. Setelah berjalan satu tahun, tepatnya Juli 2009, Armala pun mulai meluncurkan program kemitraan. “Banyak konsumen yang menanyakan peluang bisnis martabak mini ke saya,” ujarnya.

Martabak merupakan makanan yang sudah cukup banyak ditemukan di sekitar kita, penggemarnyapun hampir semua lapisan masyarakat. Kreatifitas dalam melakukan modifikasi makanan martabak menjadi kunci sukses dalam bisnis ini. Mengingat persaingan bisnis martabak cukup ketat. Salah satu orang yang sukses melakukan modifikasi dan inovasi Bisnis Martabak adalah Amala.Dengan gerai Martabak yang diberi nama Mini Kartika , Amala mulai memodifikasi rasa, ukuran, maupun gerobak martabaknya sejak tahun 2008. Salah satu modifikasinya adalah mengenai sistem bisnis martabak yang dikembangkan dengan sistem waralaba atau franchise.

Dengan asumsi omzet bulanan sebesar Rp 8,1 juta telah membuktikan bahwa dia berhasil dalam mengembangkan bisnis yang telah di gelutinya selama ini. Demi menjamin kualitas produk maupun layanan, Armada telah menyiapkan procedure (SOP).

Salah satu hal tepenting yang membuat usahanya ini berkembang dengan pesat karena pemilihan lokasi yang stategis. Di mana dia memilih untuk membuka usahanya di dekat sekolah (sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas dan di universitas). Banyak penggemar makanan ini, dari kalangan pelajar dan masyarakat sekitar yang tinggal di dekat lokasi penjualan, sering memburu makanan ini mungil ini.

Selama dua bulan pertama beroperasi dalam pengembangan usaha ini, gerainya mampu meraup omzet Rp 360.000 per hari. Ia memperoleh laba bersih 20-30 persen dari total omzet. Martabak Mini Kartika saat ini memiliki 3 variant adonan, yaitu : Original, Blacksweet dan Pandan. Dengan berbagai pilihan rasa, seperti : Durian, Mangga, Kiwi,  Orange, Nangka, Pisang, Strawberry, Blueberry, Rapsberry, Keju, Coklat, Kacang,  Srikaya, Jagung Manis, Kismis, dll. Adapun harga jual produknya Rp.3000 sampai Rp. 6000.

KESIMPULAN :

Salah satu sukses dalam pengembangan martabak mini Kartika ini adalah usaha dari Armala sebagai pengusaha mini martabak ini. Beliau memodifikasi berbagai rasa, bentuk dan ukuran hingga mempunyai varian yang berbeda dengan pengusaha martabak lainnya. Selain itu dalam perkembangan usahanya ini dia memilih lokasi yang tepat/strategis hingga membuat usahanya ini dikenal luas oleh kalangan luar. Atas usaha yang telah dia lakukan, sekarang beliau mendapatkan omset bulanan sebesar 8,1 juta. Sekarang Armala memfokuskan diri untuk menjalin mitra kerja dengan orang-orang yang ingin mempunyai usaha di bidang ini.

Komentar
  1. wanda mengatakan:

    terima kasih anda telah membuka mata saya dan mungkin akan menjadi awal langkah saya ke depan,..

  2. wanda mengatakan:

    terima kasih anda telah membuka mata saya,ttg usaha kuliner,.modah2an akan jadi modal dasar buat saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s