Perekonomian Ekonomi

Posted: Februari 27, 2011 in Uncategorized

Tanda-tanda perekonomian mulai mengalami penurunan adalah ditahun 1997 dimana pada masa itulah awal terjadinya krisis. Saat itu pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar pada level 4,7 persen, sangat rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang 7,8 persen. Kondisi keamanan yang belum kondusif akan sangat memengaruhi iklim investasi di Indonesia. Mungkin hal itulah yang terus diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini sangat berhubungan dengan aktivitas kegiatan ekonomi yang berdampak pada penerimaan negara serta pertumbuhan ekonominya. Adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan akan menjanjikan harapan bagi perbaikan kondisi ekonomi dimasa mendatang. Bagi Indonesia, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi maka harapan meningkatnya pendapatan nasional (GNP), pendapatan persaingan kapita akan semakin meningkat, tingkat inflasi dapat ditekan, suku bunga akan berada pada tingkat wajar dan semakin bergairahnya modal bagi dalam negeri maupun luar negeri.

Namun semua itu bisa terwujud apabila kondisi keamanan dalam negeri benar-benar telah kondusif. Kebijakan pemerintah saat ini didalam pemberantasan terorisme, serta pemberantasan korupsi sangat turut membantu bagi pemulihan perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang merupakan salah satu indikator makro ekonomi menggambarkan kinerja perekonomian suatu negara akan menjadi prioritas utama bila ingin menunjukkan kepada pihak lain bahwa aktivitas ekonomi sedang berlangsung dengan baik pada negaranya.

Sistem Perekonomian di Indonesia

Macam-macam Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi merupakan suatu aturan yang digunakan dalam kehidupan perekonomian, dapat dibedakan dalam tiga sistem yang biasa digunakan oleh suatu negara di dunia, yaitu:

1. Sistem ekonomi kapitalis (pasar)

Adalah suatu kegiatan perekonomian yang sepenuhnya diatur dan dipengaruhi oleh penjual dengan kekuatan penawaran dan pembeli dengan kekuatan permintaan. Kekuatan pasar yang dapat mengatur jalannya perekonomian disebut tangan yang tak terlihat (invisible hand) yang dapat memecahkan tiga persoalan pokok ekonomi: what, how, for whom.
Adapun ciri-ciri sistem ekonomi kapitalis adalah:

  • hak milik individu diakui
  • swasta sebagai pelaku ekonomi
  • pemerintah sebahai pengawas
  • ekonomi diatur oleh kekuatan pasar dan uang

2. Sistem ekonomi sosialis (terpusat)

Adalah, sistem ekonomi yang dikendalikan oleh pemerintah pusat dan rakyat hanya menjalankan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Adapun ciri-ciri sistem ekonomi sosialis adalah:

  • perencanaan ekonomi dilakukan secara terpusat
  • seluruh sumber daya alam dikuasai negara
  • seluruh anggota masyarakat bekerja untuk negara
  • hak-hak pribadi tidak diakui

Contoh negara yang masih menggunakan sistem sosialis diantaranya: RRC, Korea Utara, Kuba

3. Sistem ekonomi campuran

Adalah, gabungan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi kapitalis dengan tujuan untuk dapat menciptakan persamaan hak dan menjaga perekonomian berkembang secara stabil.

Adapun ciri-ciri ekonomi campuran adalah:

  • terdapat peranan perorangan, swasta dan pemerintah untuk melakukan kegiatan ekonomi
  • pemerintah menangani sektor-sektor ekonomi yang menguasai kepentingan masyarakat secara umum.

Contoh negara yang menggunakan sistem campuran adalah negara-negara yang sedang berkembang.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s