Circular Flow

Posted: Oktober 22, 2011 in teori ekonomi 1 SMAK04-3

Ekonomi termasuk kedalam 3 aspek kategori yaitu, sumber daya, kebutuhan dan pengelolaan. Tokoh utama atau pelaku utama di dalam kegiatan ekonomi yaitu masyarakat. Dalam pembagiannya ada 3 yang menjadikan pokok utama yaitu produsen, government dan juga bank. Dibagi menjadi 2 kelompok masyarakat, yaitu masyarakat (+) dan juga masyarakat (-). Dimana masyarakat(+) mengkonsumsi barang dan jasa yang dibuat atau dihasilkan oleh produsen. Masyarakat juga membayar pajak (Tx) kepada pemerintah sebagai hasil usaha atau penghasilan masyarakat tersebut. Di sisi bank masyarakat melakukan simpanan tabungan (saving).

Sedangkat masyarakat (-) memberikan atau menanamkan investasi kepada produsen. Masyarakat juga menyalurkan aspirasi kebijakan melalui lembaga penyalur aspirasi pemerintah untuk kebijakan masyarakat itu sendiri. Kepada bank masyarakat melakukan pinjaman uang secara kredit. Selain masyarakat yang memberikan kepada ketiga lembaga ini, masyarakat juga mendapatkan timbal balik dari apa yang telah masyarakat berikan. Dari pihak produsen bahwa masyarakat akan mendapatkan pendapatan ketika mereka bekerja di suatu pabrik atau perusahaan. Sedangkan government atau pemerintah memberikan subsidi kepada masyarakatnya dan bank memberikan bunga kepada masyarakat yang telah menyimpan uangnya di bank.

Pemerintah atau govenrment merupakan invisible hand (tangan yang tak terlihat) untuk membantu produsen maupun bank agar tidak terjadi pembengkakan keuangan maupun kekurangan dana. Sedangkan bank merupakan sector moneter atau keuangan dan produsen sebagai sector rill. ketika sukuย  bunga terlalu tinggi membuat masyarakat lebih memilih untuk menyimpan uangannya (saving) di bank sehingga terjadi pembengkakan uang yang begitu besar pada bank. Akibatnya masyarakat tidak melakukan investasi kepada produsen. Untuk menetralkan suku bunga yang terlalu tinggi pemerintah menggandeng kedua sector ini. ย Agar produsen dapat mempertahankan usahanya maka di sini peran pemerintah sebagai invisible hand di lakukan, yaitu dengan ย mengeluarkan kebijakan tentang penurunan tingkat suku bunga kredit agar produsen dapat melakukan pinjaman kredit kepada bank agar usahanya tetap berjalan. Sehingga arus perputarannya terus berjalan.

Agar tetap berjalannya circular flow ini maka tingkat bunga pada sector rill harus lebih besar di bandingkan dengan sector moneter atau keuangan. Karena jika tingkat bunga pada sector moneter lebih besar dibandingkan dengan sector rill maka akan terjadi pembengkakan keuangan didalam bank tersebut.

http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/prihantoro/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s