My New Experience

Posted: Maret 15, 2012 in Uncategorized

Entah apa yang mendasakan gw untuk nulis ini cerita. Mungkin gara-gara tadi dengan hebohnya temen gw berinisial  Widya menceritakan kekonyolan para pejuang tawa (melototin radityadika, poconggg dan bena). Alhasil gw penasaran hingga akhirnya dengan sangat  terpaksa mantengin  isi blog yang gw bilang rame dengan tulisan, yang itupun berarti bahwa gw sebagai pengunjung males membacanya *tetep memperhatikan blog ketiga orang ini*

Ehh jadi nyangsang, gw kan pengen cerita.

Awal mulanya dari pelajaran yang diberikan oleh seorang dosen yang sangat amat mengerti tentang bagaimana cara menulis apapun dengan sangat baik. Entah mengapa setelah mendengar ataupun membaca semua tulisannya gw bersemangat banget nih untuk menulis *berharap dapet tambahan nilai* *ups*. Dosen yang satu ini berbeda dengan dosen lainnya, disetiap pertemuannya beliau selalu membubuhkan kami dengan bagaimana menulis yang baik dan benar, baik menulis skripsi ataupun menulis curhatam *CURHATAN????*

Dosen ini baru pertama kalinya gw temui di kampus tercinta *nuttt(SENSOR)* dan dikelas tersayang *alayers*. tapi ngk tau kenapa perasaan, hati, pikiran dipenuhi oleh wajahnya karena merasa pernah melihatnya tapi entah dimana tepatnya. Selang beberapa lama seseorang teman mengatakan bahwa beliau nampak seperti Vincent *BRANGGGGG* -pantesan aja ngerasa pernah liat-.

Yahhh melenceng lagi deh (–, )

Intinya dosen ini mengajak kami untuk bisa ikut kedalam sebuah perlombaan yang sesungguhnya aku tak mengerti akan perlombaan ini. Setelah diteliti pelombaan ini merupakan PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA yang diselanggarakan oleh DIKTI. Belum tau kan belum tau??? hhmmmm gitu aja ngk tau *browsing cari tau tentang PKM*. Awalnya itu gw kira cuma buat kaya makalah seperti biasa yang kadang cuma 5 lembar dan cuma copas *nilai dipertaruhkan nih*. Tapi susah ya seteah ngejalaninnya, bukan mau curhat ataupun meluapkan emosi yang sebenernya pengeng gw tulis ya sekarang ini.

WE WILL START…

Selesainya semua tulisan akan isi kita melanjutkan untuk memenuhi semua kriteria yang ada untuk masuk kedalam seleksi perlombaan. Saya bersekongkol dengan dua orang yaitu Amanda DJ sebagai ketua dan Eka sebagai anggota.

Hari pertama perjuangan demi mendapati kelengkapan bahan-bahan. *acara masak kali ya*

Hari itu begitu cerah bahkan lebih terang mengalahkan akan kilau sinar dari bang Ramos(intinya mah nih orang punya kilau yang cemerlang).  Waktu menunjukan pukul 14.00 ketika itu saya sedang berjuang demi mendapatkan posisi sebagai warga depok yang harus terdaftar dalam KTP online -Entah kapan itu KTP jadi, buatnya aja yang heboh-. Temen gw Eka lagi di Tebet dan harus ditarik mudur  untuk kembali ke kampus untuk memperjuangkan PKM ini. Nah takjubnya lagi temen gw yang satu ini Amanda, percakapan singkat, “man, dimana?” sms dengan menggunakan 12 karakter dimana tanda kutip keduanya tidak diikutsertakan didalam penulisan sms kepadanya. Beberapa saat kemudian *dreet dreett -ceritanya bunyi Hp yang digeter-* “gw lagi di mall nih ” *NYEHH* ngk ada yang bener banget nih posisi orang-orang.

Dengan kekuatan turbo kami bersepakat meninggalkan kegiatan yang sedang dilakukan untuk mengejar Cinta Olga, aduh salah maksudnya ngejar PKM*ayam kali dikejar*. Serempak kita sepakat untuk berkumpul dikampus Depok. Setibanya, kami langsung merombak PKM dengan sepenuh hati dan jiwaraga. Selesainya merevisi kamipun berlarian untuk ngeprint dan kemudian mencari-cari tanda tangan dosen dan begbagai perangkat kampus lainnya. Satu persatu-satu tandatangan didapat. “heehhooo heehoo” *narik nafas panjang karena harus berlarian*.  “Gw butuh sendal jepit” melirik dari sumber suara *Eka itulah pelakunya* *ketawa guling-guling*. Sepulangnya dari mengerjakan segalanya gw memberanikan diri untuk membuka twitter dan membuat satu status baru*biar dibilang gaholll kalo tiap hari ganti status*.

isinya : “PERINGATAN!!! Jikalau PKM ataupun hal sejenis lainnya belu, terselesaikan dan belum berakhir janganlah anda sekalian memakai WEDGES dan sepatu sejenisnya cc:@ekagustia” peringatan pertama dari pelajaran baru dalam kehidupanku. Terimakasih Eka telah memberikan inspirasi bagi para penerus pejuang PKM untuk tidak mamakainya.

Hari-haripun berlanjut

Hari kedua perjuangan akan dimulai kembali.

Pengorbanan kembali terjadi, jalan berdebu menemani kami dalam perjuangan kali ini. Tersadar ketika kejadian itu kembali terjadi, dengan aga sedikit kelelahan Amanda bercerita “betis GUEEEE” “hahahhhah” tawapun beradu dalam seketika demi menumpahkan kegelian kami saat itu. Mungkin Amanda saat itu tidak melihat status kami. Dia terpaku dan mulai mengikuti kami yang tertawa. Sepulangnya dengan sangat terpaksa saya harus menuliskan status yang sama untuk kedua kalinya tapi tentunya dengan tambahan mentionan @mandadwilutfia.

Berhubung gw udah tau tentang kejadian itu gw ngk akan pake wedges dan sepatu sejenisnya sebelum PKM terselesaikan dengan tuntas. Hari ketigapun dimulai kembali dengan cerita barunya.

Hari ini berlalu dengan sebuah cerita baru dalam pelajaran mengerjakan PKM yaitu “JANGAN MEMAKAI BAJU YANG MEMBUAT ANDA TIDAK NYAMAN KETIKA PKM BELUM TERSELESAIKAN” dan terjadilah kejadian itu. Hari ketiga merupakan hari akhir dimana kami telah menyelesaikan segalanya dan mengembalikannya kepada yang berwajib. Saat itu dengan berbisik saya berkata “ka, ada peringatan lagi nih. Kalo ngerjain PKM jangan pake baju yang ribet ya.” Sambil ngelirik dia berkata “HAHAHAHAHA makanya jangan pake baju kodok” alhasil gw sangat menyesal telah mengatakannya kepada EKA dan Amandapun hanya ikut mentertawakan gw yang lagi sibuk dengan baju itu *nyincingin bajunya*. Sesaat sesampainya dirumah handphonepun berderingdengan getarnya. Ternyata ada mention nih di Twitter *buru-buru buka* dan *jlebbbbbb* ternyata Eka mention gw di @laillamardianti di twitter dan berkata bahwa jangan suka memakai baju kodok. Sebuah kesalahan yang fatal bukan?

nb: kalo amanda buat password  semua anak-anak gw rasa tau yaitu *nittttt untuk kesekian kali harus disensor*

nah untuk si Eka dia seneng banget dah tuh kalo gw lagi dicengin. Padahal ya dia dimana gw dimana denger aja kalo gw ditidas sama ABI.

Nah penolong gw nih satu lagi namanya Ayumei dia yang belain gw secara dia mami gw bersama kaka pertama Daraveri dan kaka kedua Nindy (ngakak inget kaka kedua di pelem KERASAKTI), hahahhahahah

Sekian dan terimakasih. Maav jikalau ada kata-kata yang salah dalam penulisan karya tulis ini. Nama, Tempat , dan twitter telah disamarkan hingga abu-abu kelabu seperti almamater kami😀. Jika ada kesamaan karakter dan nama bukanlah dibuat-buat tapi berdasarkan kenyataan dan fakta yang ada ketika dilakukan penelitian secara langsung dilapangan *imbas dari GALAU statistic kemaren*.

I LOVE YOU ALL :*

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s