Assets VS Liabilities Pada Bank

Posted: Juni 4, 2012 in Bank dan Lembaga Keuangan 2

Gambar 1. Sisi Liabilities dan sisi Assets pada Bank

Pada sisi Liabilities yaitu source of fund securities yang dimiliki bank didapat dari Pasar Modal (PM) dalam bentuk Bond, yang kedua Pasar Uang Antar Bank dalam bentuk Call Money, yang ketiga Kredit Likuiditas Bank Indonesia sebagai contohnya adalah melakukan pinjaman kepada Bank Indonesia, dan yang terakhir Pinjaman Holding yang akan meminjam dana langsung pada pemilik atau petingginya. Sama dengan Liabilities hanya saja pada Securities pada sisi Assets terdiri dari 3 investasi yaitu pada PM, PUAB, dan Pinjaman Holding. Pada sisi Liabilities securities yang dilakukan bank dengan cara menjualnya untuk mendapatkan source of fund sedangkan pada sisi Assets bank akan membeli securities sebagai investasi atau use of fund. Selain securities pada Assets, terdapat pula cash reservers dan juga Loan yang memiliki tingkat suku bunga yang diperlihatkan pada gambar dibawah ini :

Gambar 2. Sisi Liabilities dan sisi Assets pada Bank

Bank mempunyai tingkat tolak ukur liquiditas yang dilihat dari kas dan R/K pada BI yang dikeluarkan Cash Reservers. Seperti panah yang ditunjukan pada gambar tersebut bahwa sumber dana yang didapat dari cash reserves didapat dari securities dan deposito yang terdiri dari giro, tabungan, dan deposito. Dana dari securities dapat diambil jika ada Call Money pada bank tersebut. Dana yang diterima kemudian akan disalurkan untuk menjadi kas di dalam bank dan menjadi sumber dana R/K pada BI. Selain itu, cash reservers pada assets ada juga LOAN yang sumber dananya didapat dari deposito dan capital. Jumlah sumber dana yang didapat untuk LOAN dapat dilihat pada Loan Deposit Rasio (LDR) dan juga KUK/KIK (Kredit Usaha Kecil).

KUK/KIK = minimal 20% dari LOAN

Suku bunga yang ditetapkan untuk KUK harus lebih kecil dari tingkat suku bunga (i) deposit tapi harus lebih besar dari tingkat suku bunga (i)ย  tabungan. Secara logika, karena deposit terdiri dari gabungan tiga jenis rekening yaitu giro, tabungan, dan deposito jadi bunganya pasti besar sehingga (i) ย deposito harus < (i) ย KUK tapi harus lebih besar dari salah satu rekening deposito tersebut miasalnya rekening tabungan sehingga, (i) ย KUK harus > (i) ย tabungan.

Bank tidak selalu mendapatkan keuntungan kadang bank juga mendapatkan kerugian salah satunya terjadinya Negative Miss Match yang dikodisikan kedalam dua hal, yaitu :

  1. Tingkat suku bunga tabungan lebih tinggi dari pada tingkat suku bunga pinjaman.
  2. Dana jangka waktu pendek dipinjamkan dalam jangka waktu panjang.

Biasanya kerugian bank masih dapat tertutupi oleh berbagai investasi (use of fund) yang dilakukan oleh bank tersebut. Selain itu, tidak sedikitnya jumlah nasabahpun setidaknya kadang dapat menutupi kerugian tersebut. Karena bank tidak hanya memiliki satu nasabah saja, nasabah bank bisa sampai ratusan orang yang terdiri dari nasabah bank kantor pusat, nasabah bank kantor cabang, nasabah bank cabang utama, dan juga nasabah kantor cabang pembantu sehingga, total nasabahnya bisa mencapai ratusan orang diseluruh penjuru tanah air. Seperti gambar di bawah ini, dimana kantor pusat memiliki berbagai cabang kantor yang berada hampir di seluruh penjuru tanah air.

Gambar 3. Nasabah Bank di Setiap Kantor

Untuk membedakan nasabah tersebut, bank memiliki database nasabah dengan memberikan nomer kepada setiap nasabah yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda pula. Pemberian nomer pada nasabah dapat dilihat pada gambar berikut ini:

Gambar 3. Cara bank memberikan nomer kepada setiap nasabahnya

Cek digit digunakan untuk tidak terjadi kekeliruan pada suatu bank.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s