INTEREST

Posted: Juni 4, 2012 in Bank dan Lembaga Keuangan 2

Pada setiap akhir dalam proses saldo rekening dikenal dua hal yaitu Akhir Hari dan Akhir Bulan. Akhir Hari merupakan proses perhitungan saldo akhir rekening. Sedangkan, Akhir Bulan merupakan perpaduan antara Akhir Hari yang di tambah bunga yang nantinya akan menjadi hasil akhir dan menjadi saldo awal bulan berikutnya. Penghitungan bunganya seperti berikut :

Gambar 1. Perhitungan bunga

Kalo bunga dihitung pada sisi Liabilities pembaginya tidak akan berubah yaitu 365. Sedangkan jika bunga dihitung pada sisi Assets pembaginya akan berubah menjadi 360. Untuk memperjelas cara penghitungan bunga lihatlah contoh dibawah ini :

Atun memiliki tabungan pada Bank Siti dan melakukan transaksi selama satu bulan dengan bunga sebesar 10% sebagai berikut :

Perhitungan bunga dapat dilihat dari saldo terendah, saldo rata-rata, dan saldo harian. Dari saldo terendah kita dapat melihat atau menggunakan saldo terendah dari transaksi tersebut. Saldo rata-rata dilihat dengan menggunakan saldo rata-rata selama satu bulan. Yang terakhir saldo harian menggunakan saldo harian setiap adanya transaksi.

1.      Saldo Terendah

31 jumlah hari dalam sebulan karena transaksi adalah bulan mei jumlah harinya adalah 31 hari.

5 adalah tanggal pertama terjadinya transaksi.

1 ditambahkan hanya terjadi pada akhir bulan saja.

2. Saldo Harian –> pencatatan penghitungan setiap adanya transaksi

Penjumlahan xx keempatnya akan menghasilkan suku bunga kredit per bulan xxx

3.      Saldo Rata-rata

Jadi, jumlah saldo pada awal bulan ke enam adalah saldo akhir + bunga –> 35 + xxx

Saldo akhir sebesar 35 telah dikurang dengan adiministrasi dan pphnya  jumlahnya akan masuk ke portofolio neraca. Sedangkan bunganya sendiri akan dimasukan kedalam laporan laba rugi.

Pada bulan tersebut terjadi transaksi pinjaman LOAN sehingga rate pinjaman LOAN bunga per bulan dapat dihitung dengan Flat atau Fix dan Anuitas. Misalkan pada tanggal 31/5 terjadi pinjaman pinbuk LOAN.

Rumus Flat atau Fix diperihatkan dalam contoh berikut ini :

Atun meminjam 10 juta dengan bunga 10% per tahunnya selama tiga tahun.

10 juta selama tiga tahun berarti 30% bunganya = xxx/36 = xx

Jadi, bunga pinjaman per bulannya adalah xx contohnya pada leasing atau pembiayaan perhitungan bunga ini dilakukan.

Nb: 36 adalah jumlah bulan selama 3 tahun

Rumus Anuitas diperlihatkan dalam contoh berikut ini :

Atun memiliki pinjaman kredit dengan bunga sebesar 15% dan melakukan transaksi sebagai berikut ini :

10/5 setor tunai 30 juta

13/5 pinbuk bedit tabungan 20 juta

18/5 pinbuk debit deposito 20 juta

20/5 pinbuk kredit deposito  15 juta

Penjumlahan xx keempatnya akan menghasilkan suku bunga kredit per bulan xxx. Menghasilkan  saldo akhir + bunga –> 55 + xxx

Nb: saldo akhirnya akan ditambah biaya administrasi. Biaya ini akan dimasukan sebagai fee based income. Sedangkan jika terdapat selisih antara bunga (use of fund) dengan pinjaman bunga deposit (source of fund) disebut sebagai interest speread.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s